Follow us:-
  • By Arif Darmawan
  • 11 October 2021
  • No Comments

Apa itu Mikrokontroller ?

Definisi Mikrokontroller

Mikrokontroler adalah sebuah chip berupa IC (integrated circuit) yang dapat menerima sinyal input, memprosesnya, dan memberikan sinyal output sesuai dengan program yang dimuat ke dalamnya. Ini dirancang untuk melakukan tugas atau operasi tertentu. Pada dasarnya, sebuah IC mikrokontroler terdiri dari satu atau lebih inti prosesor (CPU), memori (RAM dan ROM), dan perangkat input dan output yang dapat diprogram. Dalam penerapannya, Micro Controller, disebut Microcontroller dalam bahasa Inggris, digunakan pada produk atau peralatan yang dikendalikan secara otomatis seperti sistem kontrol mesin mobil, peralatan medis, remote control, mesin, peralatan listrik, mainan, dan peralatan yang menggunakan sistem tertanam lainnya.

Perbedaan Mikroprocessor dan Mikrokontroller

Mikroprocessor

Mikroprosesor hanya memiliki satu CPU dan beberapa IC dalam chip IC-nya. Berbeda dengan mikrokontroler, chip IC mikroprosesor tidak mengandung ROM, RAM, I/O dan periferal, sehingga mikroprosesor membutuhkan komponen eksternal tambahan dan interkoneksi antar komponen untuk bekerja. Umumnya mikroprosesor digunakan untuk keperluan umum yang memerlukan perhitungan yang rumit.

Mikrokontroller

Mikrokontroler dirancang untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Jika dibandingkan, mikrokontroler dapat dilihat sebagai mikrokomputer dalam sebuah chip IC. Umumnya, mikrokontroler digunakan untuk proyek yang memerlukan kontrol pengguna langsung. Karena memiliki komponen penting seperti RAM, ROM, I/O dan perangkat periferal komputer secara bersamaan dalam satu IC, perangkat periferal dan rangkaian tambahan tidak diperlukan lagi untuk membuat mikrokontroler bekerja. Inilah alasan mengapa mikrokontroler banyak digunakan dalam aplikasi embedded system.

Contoh Contoh Mikrokontroller

  1. Mikrokontroller AVR.
  2. Mikrokontroller MCS 51.
  3. Mikrokontroller PIC.
  4. Mikrokontroller ARM.
  5. Mikrokontroller Arduino

Software Yang Digunakan Mikrokontroller

  1. AVR-Dude.
  2. Ponyprog.
  3. Khazama.
  4. Extreme Burner.
  5. Sinaprog.
  6. ATmel Studio.

Implementasi Mikrokontroller

  1. Sistem pengatur ketepatan cetak dan potong pada mesin pengganda media kertas seperti koran dan majalah. Tanpa koreksi dari sistem mikroprosesor, selain hasil yang kurang rapi, alat pemotong atau pencetak harus sering disetting ulang dan ini sangat tidak realistis. Kita dapat lihat, pada setiap halaman koran atau majalah ada terdapat mark atau tanda, baik tanda untuk warna maupun tanda untuk alat potong.
  2. Kalkulator, Fungsi ALU dalam microcontroler adalah membentuk operasi-operasi hitungan dan nalar terhadap operand-operand. Operand-operand tersebut disimpan sementara dalam register-register. Setelah operasi, ALU juga menempatkan hasilnya dalam register. Pada beberapa mikroprosesor hasil ditempatkan pada suatu register khusus yang disebut akumulator (Accumulator). Jenis Operasi ditentukan oleh CU yang me decode (memecah sandi) suatu instruksi yang dipungut dan selanjutnya membangkitkan sinyal-sinyal kendali yang sesuai kepada ALU.
  3. Sistem keamanan ruangan menggunakan sensor passive infra red (PIR) KC7783R dengan Mikrokontroler AT89S51. Alarm akan aktif setiap waktu jika da gerakan manusia. Sistem ini bekerja setelah PIR sensor KC7783R mendeteksi gerakan manusia, maka PIR sensor KC7783R akan mengirim sinyal ke mikrokontroler, kemudian mikrokontroler menyalakan alarm yang diwakili oleh buzzer. Sistem ini telah terealisasi dan dapat dijadikan sistem keamanan dengan membunyikan alarm secara otomatis. Apabila ada orang yang mendekat pada saat yang tidak diinginkan, maka alarm akan berbunyi.
  4. Pengendali Penerangan Ruangan Berbasis Mikrokontroler ATMEGA8535
    Sebagai pengendali utama pada sistem menggunakan miktokontroller ATmega8535 dengan input dari sensor cahaya (LDR). Output dari pendendali selanjutnya ditampilkan LCD M1632 sebagai penampil dan sebagai input rangkaian pengatur tegangan. Sistem ini bekerja di dalam ruangan (in door) menggunakan maket rumah dengan tiga ruangan sebagai model. Dalam pengujian perangkat keras dan lunak, diketahui bahwa system pengendalian penerangan ruangan ini dapat menghemat energi. Dari pengujian sensor cahaya diperoleh hubungan antara luminansi dan tegangan yang mendekati linier, sehingga pengendalian dengan mikrokontroler ATmega8535 dapat bekerja dengan baik.

Sumber terkait:

https://teknikelektronika.com/pengertian-mikrokontroler-microcontroller-struktur-mikrokontroler/

http://reslab.sk.fti.unand.ac.id/index.php?option=com_k2&view=item&id=227:perbedaan-mikroprocessor-dan-mikrocontroller&Itemid=303

https://anotherorion.com/6-software-downloader-mikrokontroler-avr/

http://blog.ub.ac.id/ika1412/2012/02/27/contoh-implementasi-mikrokontroller/

 

Leave a Reply