Apa Itu FUP dalam Layanan Internet?

Apa sih sebenarnya FUP itu?

Saat internet sudah sangat populer digunakan oleh banyak orang di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Internet menawarkan beragam informasi dan fungsi-fungsi yang dapat menunjang aktivitas kita sehari-hari.

Kebutuhan akan internet saat ini sangat penting sekali. Bisa dikatakan bahwa kebutuhan komunikasi, lebih spesifik lagi dengan menggunakan internet sudah hampir seperti menjadi kebutuhan primer. Kemampuan internet dalam melakukan transfer data dalam komunikasi dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan mulai dari bisnis hingga hiburan.

Besarnya permintaan akan internet ini dimanfaatkan dengan baik oleh semua provider seluler dan Penyedia Layanan Internet / Internet Service Provider (ISP). Mereka berlomba-lomba memperluas jangkauan area dan memberikan layanan internet kepada pelanggan. Provider seluler saat tulisan ini dibuat memanfaatkan teknologi 4G LTE untuk distribusi ke telepon genggam pelanggan, pengguna juga dapat menggunakan modem USB yang dapat disambungkan ke komputer. Sedangkan untuk penyedia layanan internet (ISP) biasanya menggunakan kabel FO (Fiber Optic) ataupun media wireless dari tower mereka dan menempatkan modem atau router yang dilengkapi dengan fitur LAN dan WLAN (wireless LAN / wifi) agar pengguna dapat terkoneksi.

Tahukah Anda apa itu FUP? FUP adalah singkatan dari Fair Usage Policy, yang diartikan sebagai kebijakan atas batas pemakaian wajar paket internet unlimited yang diberlakukan oleh tiap-tiap provider.

FUP merupakan batas pemakaian wajar dari paket Internet yang dibeli oleh penggunanya. Batas pemakaian wajar ini sebenarnya dimaksudkan operator untuk membatasi pemakaian kuota Internet yang berlebih oleh pelanggan Internet.

Dalam artian lain bahwa FUP ini adalah jatah kuota dalam paketan internet unlimited yang bisa menurun kecepatannya setelah melewati batas penggunaan dari kuota yang telah ditetapkan.

Jika dijabarkan lebih jauh FUP bisa diartikan bermacam-macam makna. Tapi intinya FUP membatasi pemakain kuota internet. FUP yang diterapkan oleh masing-masing provider berbeda-beda, ada yang harian, mingguan atau bulanan. Dan biasanya ini tergantung dari pilihan paket internet.

Menurut Smartfren, FUP atau Fair Usage Policy adalah penyesuaian kecepatan akses yang dilakukan apabila pelanggan telah melewati batas volume tertentu dengan tujuan untuk menjamin kesetaraan kualitas layanan akses data bagi semua pelanggan Smartfren. Smartfren menerapkan FUP harian untuk pengguna paket Volume Based dengan kecepatan up to 3,1 Mbps dan besar FUP harian tersebut adalah 1 GB per hari. Untuk pelanggan paket True Unlimited sendiri pada website Smartfren tidak menerapkan sistem FUP.

Berikut beberapa jenis basis paket data internet yang ditawarkan provider seluler dan ISP kepada penggunanya:

  • Paket Data Internet Per KB (Pay As You GO)

Merupakan jenis paket data internet dimana pengguna harus membayar internet sesuai dengan jumlah ukuran transfer data yang digunakan saat itu. Misalnya provider Indosat menerapkan tarif retail per KB sebesar Rp 0,1, kemudian kita browsing dan melihat YouTube selama beberapa menit dan total transfer data adalah 10 MB atau sekitar kurang lebih 10.240 KB atau kita bulatkan saja 10.000 KB maka tarif yang harus kita bayar adalah sekitar Rp 1.000.

  • Paket Data Internet Berbasis Waktu (Time Based)

Sistem paket data internet berbasis waktu ini tampaknya saat ini sudah ditinggalkan oleh hampir semua penyedia layanan internet. Pada dasarnya ini merupakan paket penggunaan internet yang ditawarkan dimana pengguna dapat menggunakan internet dengan durasi waktu tertentu, lama durasi biasanya hanya beberapa jam dan diberikan masa aktif.

  • Paket Data Internet Kuota

Sesuai dengan namanya, paket internet berbasis kuota diberikan oleh provider sesuai dengan berapa banyak ukuran data yang dapat digunakan oleh pengguna. Misalnya dengan kuota 2 GB maka pengguna dapat menggunakan kuota tersebut untuk download 2 film kualitas HD dan beberapa menit browsing/streaming sebelum kuota habis, ketika kuota tercapai maka paket data dianggap selesai dan internet akan dihentikan, beberapa provider langsung mengalihkan ke tarif internet per KB ketika paket data berbasis kuota ini selesai.

  • Paket Data Internet Fair Usage Policy (FUP)

Sistem paket data internet dengan basis Fair Usage Policy (FUP) ini terdapat batas penggunaan wajar yang ditentukan oleh penyedia layanan internet. Pada dasarnya sistem ini akan dikemas dalam beberapa pilihan kecepatan data transfer dengan jumlah total akumulasi ukuran data yang bisa ditransfer tidak dibatasi atau unlimited, namun penyedia layanan akan menentukan batas penggunaan wajar pada jumlah tertentu dimana ketika pengguna mencapai akumulasi jumlah transfer data yang ditentukan tersebut maka kecepatan data transfer (speed bandwidth) akan diturunkan.

Contoh: 

Operator akan menawarkan paket Unlimited dengan FUP mencapai 75 GB dalam 1 bulan, dimana setelah pelanggan menggunakan paket internet hingga 75 GB dalam masa aktif 1 bulan maka kecepatan internetnya akan menurun drastis. Misalnya saja kecepatan internet biasanya mencapai 4 Mbps hingga 10 Mbps, namun setelah pelanggan mengakses internet hingga kuota lebih dari 75 GB maka kecepatannya akan menurun secara drastis mencapai 75 Kbps hingga 250 Kbps.

Namun apabila hanya menggunakan kuota Internet yang lebih sedikit maka dapat mencoba membeli paket Internet dengan sistem kuota karena harganya akan jauh lebih murah dibandingkan menggunakan paket Unlimited.

  • Paket Data Internet True Unlimited

Kuota unlimited, tidak ada batas pemakaian wajar dan penurunan kecepatan, dapat digunakan kapan saja dengan bebas, plus lagi kecepatan kencang, stabil dan jarang terjadi gangguan. Jika kita berlangganan internet dedicated dari ISP, maka sistem inilah yang akan kita dapat ditambah prioritas pelayanan, namun harganya tentu sangat mahal.

Tidak semua jenis-jenis paket data internet tersebut di atas tersedia pada semua provider seluler dan ISP, masing-masing penyedia layanan internet memiliki ketentuan persyaratan dan harga yang berbeda. Namun pada umumnya, ISP yang bukan provider seluler seperti Indihome Telkom, Biznet, Myrepublic, dan lain-lain sudah mulai meninggalkan jenis paket data per KB, Time Based, dan Kuota. Kebanyakan ISP yang menempatkan modem/router di tempat pelanggan memberikan paket internet berbasis FUP dan Unlimited dan pengguna berlangganan bulanan serta memberikan jaminan kecepatan yang jauh lebih stabil dibanding provider seluler.

Kelebihan FUP

Banyak orang yang tertarik dengan layanan internet unlimited, pasti memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Kelebihan layanan unlimited adalah kita bisa mengakses internet tanpa batas. Sehingga tidak ada kuota yang membatasi, apabila FUP habis maka Anda tetap bisa mengakses internet. Berbeda dengan layanan internet berbasis kuota yang mana Anda tidak bisa mengakses internet jika kuotanya habis.

Kekurangan FUP

Kekurangan dari layanan internet unlimited yang ada FUP adalah ketika pemakaian sudah melewati batas FUP, maka kecepatan akan diturunkan.

Memang masih bisa mengakses internet namun dengan kecepatan yang lambat dan tidak penuh. Bagi yang sabar dan tidak masalah dengan kecepatan mungkin ini bukanlah sesuatu yang penting. Akan tetapi, bagi yang membutuhkan akses internet cepat ini adalah masalah besar. Apalagi jika lalu lintas data sibuk, maka hal ini bukanlah pilihan yang bagus. Mungkin layanan internet berbasis kuota adalah pilihan yang terbaik.

Internet layanan unlimited memang sangat populer akhir-akhir ini, dan banyak orang yang tertarik. Tapi harus dipertimbangkan lagi. Mungkin orang awam tidak akan mengerti dengan FUP sehingga baru mempermasalahkan ketika kecepatan internetnya mengalami menurun.

Jika kita adalah maniak download, FUP harian ini akan sangat menjengkelkan. Memang sebelum kuota kita habis internetan serasa ngebut, tapi jika kuota kita sudah habis (sudah tercapai FUP) maka kecepatan internet akan turun menjadi 153 Kbps, sangat lambat.

Pemakaian yang berlebihan bisa disebabkan oleh penggunaan perangkat lunak Peer-to-Peer (P2P) atau hotspot. Selain itu, mengunggah, mengunduh, serta mengakses file besar. 

 

Tujuan Fair Usage Policy (FUP)

FUP bertujuan agar semua pengguna internet dapat merasakan pengalaman berselancar yang sama. Karena, sejumlah orang yang memakai bandwidth berlebihan akan memperlambat koneksi untuk sebagian pengguna lainnya.

Solusi untuk cara mengatasi FUP paketan kuota internet unlimited sendiri adalah dengan menghemat pemakaian internet, biasanya kuota akan lebih boros atau cepat habis jika membuka laman yang berupa gambar dan video. Jangan lupa gunakan mode hemat data pada ponsel jika kuota yang dibeli sangat terbatas.

Laman media sosial seperti Facebook, Instagram, Youtube, dan laman yang memuat banyak sekali gambar dan video pastinya akan membuat kuota terkena FUP lebih cepat.

Cara Mengatasi FUP Paket Internet

Cara mengatasi FUP internet yang biasanya dilakukan yaitu dengan mengakses situs tersebut melalui laman mobile. Misalnya saja ketika kita ingin membuka facebook, maka tambahkan huruf m pada url alamatnya seperti ini https://www.m.facebook.com

Silahkan dibuka tautan tersebut maka secara otomatis akan lebih cepat merespon ketika dibuka dan pastinya dapat menghemat pemakaian kuota internet kita.

Sumber:

  1. https://gadgetren.com/2018/04/04/penjelasan-apa-itu-fup/
  2. https://teknikit.com/2011/11/fup-harian-smartfren-menyulap-internet-super-cepat-menjadi-sangat-lemot.html
  3. https://ipankint.com/tag/fair-usage-policy-fup/
  4. https://www.semutimut.com/2019/12/fup-paket-internet.html
  5. http://www.treq.co.id/content/74-pengertian-fup-fair-usage-policy
  6. https://tirto.id/apa-itu-fair-usage-policy-fup-pada-paket-internet-unlimited-ew4D
  7. https://qwords.com/blog/fup-adalah/

3 Comments

  1. Triyono

    Kalau menurut pandangan saya, dulu memang diterapkan FUP karna kapasitas/koneksi bandwidth sangat terbatas.
    Kalau skrg FUP diterapkan untuk kebutuhan pelanggan, FUP kecil biaya murah, FUP besar biaya mahal. Apalagi kalau simetris 1:1, mantul bangett..

Leave Comment

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Facebook
YouTube
Instagram