PENELITIAN NON ILMIAH

Pengertian Penelitian

Pada dasarnya riset atau penelitian adalah setiap proses yang menghasilkan ilmu pengetahuan. Pengertian penelitian menurut para ahli:

  • Fellin, Tripodi & Meyer (1996)

Penelitian adalah suatu cara sistematis untuk meningkatkan, memodifikasi dan mengembangkan pengetahuan yang dapat disampaikan (dikomunikasikan) dan diuji (diverifikasi) oleh peneliti lain 

  • Kerlinger (1986: 17-18)

Penelitian adalah investigasi yang sistematis, terkontrol, empiris dan kritis dari suatu proposisi hipotesis mengenai hubungan tertentu antara fenomena.

  • Indriantoro & Supomo (1999: 16)

Penelitian merupakan refleksi dari keinginan untuk mengetahui sesuatu berupa fakta-fakta atau fenomena alam.

  • David H. Penny

Penelitian adalah pemikiran yang sistematis mengenai berbagai jenis masalah yang pemecahannya memerlukan pengumpulan dan penafsiran fakta-fakta.

  • J. Suprapto

Penelitian adalah penyelidikan dari suatu bidang ilmu pengetahuan yang dijalankan untuk memperoleh fakta-fakta atau prinsip-prinsip dengan sabar, hati-hati, serta sistematis.

  • Sutrisno Hadi

Penelitian merupakan usaha untuk menemukan, mengembangkan dan menguji kebenaran suatu pengetahuan.

  • Mohammad Ali

Penelitian adalah suatu cara untuk memahami sesuatu melalui penyelidikan atau usaha mencari bukti-bukti yang muncul sehubungan dengan masalah itu, yang dilakukan secara hati-hati sekali sehingga diperoleh pemecahannya.

  • Tuckman 

Penelitian merupakan suatu usaha yang sistematis untuk menemukan  jawaban ilmiah terhadap suatu masalah (a systematic attempt to provide answer to question). Sistematis artinya mengikuti prosedur atau langkah-langkah tertentu. Jawaban ilmiah adalah rumusan pengetahuan, generalisasi, baik berupa teori, prinsip baik yang bersifat abstrak maupun konkret yang dirumuskan melalui alat primernya yaitu empiris dan analisis. Penelitian itu sendiri bekerja atas dasar asumsi, teknik dan metode. 

  • Hilway (1956)

Penelitian merupakan suatu metode studi melalui penyelidikan yang hati-hati dan sempurna terhadap suatu masalah sehingga diperoleh pemecahan yang tepat terhadap masalah tersebut.

  • Woody (1927)

Penelitian merupakan suatu metode untuk menemukan kebenaran yang juga merupakan sebuah pemikiran kritis (critical thinking). Penelitian meliputi  pemberian definisi dan redefinisi terhadap masalah, merumuskan hipotesis atau jawaban sementara, membuat kesimpulan dan sekurang-kurangnya mengadakan pengujian yang hati-hati atas semua kesimpulan untuk menentukan kecocokan dengan hipotesis.

  • Parson (1946)

Penelitian merupakan pencarian atas sesuatu (inquiry) secara sistematis terhadap masalah-masalah yang dapat dipecahkan.

  • Nazir (1988)

Penelitian adalah percobaan yang hati-hati dan kritis untuk menemukan sesuatu yang baru.

  • Emzir (2007:3)

Penelitian adalah suatu kegiatan atau proses sistematis untuk memecahkan masalah yang dilakukan dengan menerapkan metode ilmiah.

  • Parson (1946)

Penelitian adalah pencarian terhadap sesuatu (inquiry) secara sistematis dengan penekanan bahwa pencarian ini dilakukan terhadap masalah yang dapat dipecahkan.

  • Dewey (1936) 

Penelitian adalah transformasi yang terkendalikan atau terarah dari suatu situasi yang dikenal dalam kenyataan-kenyataan yang ada padanya dan hubungannya, seperti mengubah unsur dari situasi orisinal menjadi keseluruhan yang terpadu.

Penelitian adalah kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data yg dilakukan secara sistematis dan objektif untuk memecahkan suatu persoalan atau menguji suatu hipotesis untuk mengembangkan prinsip-prinsip umum.

Penelitian pada hakikatnya adalah suatu usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan dengan menggunakan metode-metode ilmiah. Para pakar mengemukakan pendapat yang berbeda dalam merumuskan batasan penelitian atau penyelidikan terhadap suatu masalah, baik sebagai usaha mencari kebenaran melalui pendekatan ilmiah. Selain penelitian secara ilmiah, juga ada penelitian non ilmiah.

Penelitian non ilmiah adalah sebuah penelitian yang dilakukan tidak secara sistematik, data yang dikumpulkan juga secara subjektif yang sarat dengan muatan emosi dan perasaan dari si peneliti.

Penelitian non ilmiah adalah penelitian yang coraknya subyektif.  Usaha yang ditempuh dalam upaya mencari pengetahuan adalah usaha coba-coba (trial and error), dan dilaksanakan tanpa menggunakan metode yang bersifat sistematis.

Ciri-ciri Penelitian Non Ilmiah: 

  • Berdasarkan akal sehat  
  • Prasangka  
  • Intuisi  
  • Penemuan yang sifatnya kebetulan dan coba-coba  
  • Pendapat otoritas ilmiah dan kritis
  • Dilakukan tidak sistematik.
  • Data yang dikumpulkan dan cara pengumpulan data tersebut bersifat subyektif, yang sarat dengan muatan emosi dan perasaan dari si peneliti. Oleh karena itu penelitian non ilmiah adalah penelitian yang coraknya subyektif.

Aspek Penelitian Non Ilmiah:

  • Pendekatan terhadap masalah intuitif 
  • Konsep teori ambigu dengan arti yang berlebihan
  • Hipotesis tidak dapat dibuktikan
  • Observasi gejala tidak terkontrol, seadanya
  • Alat ukur tidak akurat, tidak tepat, tidak sesuai
  • Kontrol tidak ada pelaporan hasil penelitian bias, subjek sikap peneliti tidak kritis menerima apa adanya
  • Penyimpulan terhadap hubungan antara variabel menghubungkan 2 kejadian secara terburu-buru

Sumber:

  1. https://www.academia.edu/4062205/Pengertian_penelitian
  2. http://legalstudies71.blogspot.com/2018/10/penelitian-ilmiah-dan-penelitian-non.html
  3. https://www.slideshare.net/Nurul_Yeollipop/penelitian-non-ilmiah#:~:text=%EF%82%A8%20Penelitian%20non%20ilmiah%20adalah,dan%20perasaan%20dari%20si%20peneliti.&text=PENELITIAN%20NON%20ILMIAH%20%EF%82%A8%20penelitian%20non%20ilmiah%20adalah%20penelitian%20yang%20coraknya%20subyektif.
  4. http://willygunawanlim.blogspot.com/2019/10/metode-penelitian-ilmiah-dan-non-ilmiah.html
  5. https://mt27.co.id/definisi-penelitian-ilmiah-dan-penelitian-non-ilmiah/

4 Comments

Leave Comment

error

INFO MAHASISWA BARU

Facebook
Instagram