Analytic Network Process (ANP)

Metode ANP (Analytical Network Process) merupakan pengembangan dari metode AHP. ANP mengijinkan adanya interaksi dan umpan balik dari elemen-elemen dalam cluster (inner dependence) dan antar cluster (outer dependence) (Saaty, 1996)

Analytic Network Process (ANP) merupakan generalisasi dari Analytic Hierarchy Process (AHP), dengan mempertimbangkan ketergantungan antara unsur-unsur hirarki. Banyak masalah keputusan tidak dapat terstruktur secara hirarki karena mereka melibatkan interaksi dan ketergantungan elemen-tingkat yang lebih tinggi dalam hirarki pada elemen-tingkat yang lebih rendah. Oleh karena itu, ANP diwakili oleh jaringan, bukan hirarki. Struktur umpan balik tidak memiliki bentuk atas ke bawah hirarki tetapi lebih mirip jaringan, dengan siklus menghubungkan komponen elemen, yang tidak dapat disebut sebagai tingkatan.

ANP merupakan metode yang menghasilkan kerangka kerja untuk mengatasi permasalahan pengambil keputusan tanpa membuat asumsi yang berkaitan dengan independensi antara level elemen yang lebih tinggi dengan lemah dan independensi dari elemen-elemen dalam satu level dikembangkan oleh Thomas L. Saaty. ANP menggunakan network tanpa penjelasan yang spesifik tentang level-level yang ada seperti pada suatu hirarki (Saaty,2001). Aktivitas saling mempengaruhi merupakan konsep inti dari ANP.

ANP melibatkan hubungan secara hirarkis tetapi tidak membutuhkan struktur yang baku seperti pada AHP, sehingga mampu menangani hubungan yang kompleks antara level-level keputusan dengan atribut-atribut. ANP terdiri dari dua bagian, yang pertama adalah kontrol hirarki atau jaringan kriteria dan subkriteria yang mengontrol interaksi dan yang kedua adalah suatu jaringan yang menggambarkan saling mempengaruhi antara elemen-elemen (Saaty, 2001).

Definisi Analytical Network Process

ANP (Analytical Network Process) merupakan metode pemecahan suatu masalah yang tidak terstruktur dan membutuhkan ketergantungan hubungan antar elemennya. Konsep ANP dikembangkan dari teori AHP yang didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara beberapa komponen, sehingga AHP merupakan bentuk khusus dalam ANP.

ANP terdiri dari 2 bagian :

  • suatu hirarki kontrol atau jaringan kriteria dan sub kriteria yang mengontrol interaksi dalam sistem.
  • suatu jaringan yang memperlihatkan pengaruh antar elemen dalam suatu kluster atau antar kluster.

Prinsip dasar ANP ada 3 yaitu:

  1. Prinsip Dekomposisi, diterapkan untuk menstrukturkan masalah yang kompleks menjadi kerangka hierarki atau jaringan cluster, sub-cluster, sub-sub cluster, dan seterusnya. Dengan kata lain dekomposisi adalah memodelkan masalah ke dalam kerangka ANP
  2. Penilaian komparasi (comparative judgements), diterapkan untuk membangun pembandingan pasangan (pairwise comparison) dari semua kombinasi elemen-elemen dalam cluster, dilihat dari cluster induknya. Pembandingan pasangan ini digunakanuntuk mendapatkan prioritas lokal dari elemen-elemen dalam suatu cluster dilihat dari cluster induknya.
  3. Komposisi hierarkis atau sintesis diterapkan untuk mengalihkan prioritas lokal elemen-elemen dalam cluster dengan prioritas global dari elemen induk, yang akan menghasilkan prioritas global seluruh hierarki dan menjumlahkannya untuk menghasilkan prioritas global untuk elemen level terendah (biasanya merupakan alternatif).

Fungsi Utama ANP

Metodologi ANP memiliki 3 fungsi utama sebagai berikut:

  1. Melakukan strukturisasi pada kompleksitas.

Dalam penelitiannya, Saaty menemukan adanya pola-pola yang sama sejumlah contoh tentang bagaimana manusia memecahkan sebuah kompleksitas dari masa ke masa, dimana kompleksitas distruktur secara hierarki ke dalam cluster-cluster yang homogen dari faktor-faktor.

  1. Pengukuran ke dalam skala rasio

Metodologi ANP  menggunakan pengukuran skala rasio yang diyakini paling akurat dalam mengukur faktor-faktor yang membentuk hierarki. Level pengukuran dari terendah ke tertinggi adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

  1. Sintesis

Sintesis merupakan kebalikan dari analisis. Kalau analisis berarti mengurai entitas material atau abstrak ke dalam elemen-elemen maka sintesis berarti menyatukan semua bagian menjadi satu kesatuan. Meskipun ANP memfasilitasi analisis, fungsi yang lebih penting lagi dalam ANP adalah kemampuannya untuk membantu kita dalam melakukan pengukuran dan sintesis sejumlah faktor-faktor dalam hierarki atau jaringan.

Algoritma perhitungan bobot dengan ANP

Sumber dari:

  1. https://www.kompasiana.com/leginaasri/553024556ea83496358b4567/metode-anp-analytic-network-process-dalam-evaluasi?page=all
  2. https://www.researchgate.net/publication/325585081_Penerapan_Metode_Analytic_Network_Process_ANP_untuk_Mengatasi_Keterlambatan_Pengadaan_Barang_pada_Bagian_Umum_di_PT_Solo_Grafika_Utama
  3. http://repository.upi.edu/2941/6/S_MTK_0901986_CHAPTER3.pdf
  4. http://eprints.dinus.ac.id/16554/1/jurnal_15539.pdf
  5. https://slideplayer.info/slide/3229721/
  6. http://www.konsultan-anp.com/2012/01/analytic-network-process-metodologi.html
  7. https://www.google.com/imgres?imgurl=x-raw-image%3A%2F%2F%2F60297064cbccbc027f19f1e17c5e41d6d5ecc46cfbfb9182825d5a9a5c8ea6c9&imgrefurl=https%3A%2F%2Fmedia.neliti.com%2Fmedia%2Fpublications%2F127818-ID-penggunaan-metode-analytic-network-proce.pdf&tbnid=ArzMy2RwKWCCZM&vet=12ahUKEwj1yPSf_droAhVOAnIKHRwzCeQQMygbegQIARA6..i&docid=_wl9KzjKwZd6fM&w=1356&h=941&q=apa%20itu%20anp&safe=strict&ved=2ahUKEwj1yPSf_droAhVOAnIKHRwzCeQQMygbegQIARA6#h=941&imgdii=DBKrcx1zfaTGtM:&vet=12ahUKEwj1yPSf_droAhVOAnIKHRwzCeQQMygbegQIARA6..i&w=1356

8 Comments

  1. Triyono

    beneran baru tau ada Metode ANP (Analytical Network Process) yang merupakan pengembangan dari metode AHP.
    berarti yg pakai AHP jadul tuhhh dan harus di tinggalkan.. hehe
    terima kasih atas share nya bu wati..

  2. Dedi Martono

    Metode AHP berkembang menjadi ANP bisa dan akan berkembang lagi menjadi lebih baik sangat inspiratif untuk memakai metode ini…tambah lagu bu….semangat terus

  3. masaeni

    AHP sudah dikembangkan menjadi ANP, boleh dicoba tuh bu, atw bsa dibuat paper perbandingan metode AHP dengan ANP biar terlihat kekurangan dri AHP dan perbedaannya. Semangat bu

Leave Comment

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Facebook
YouTube
Instagram