Back

Day 6: Mencari Inspirasi di IIUM 

Hari keenam adalah hari yang penuh dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman berharga di kampus International Islamic University Malaysia (IIUM).

Pagi ini, kami mengunjungi Fakultas Teknologi IIUM. Di sini, kami disuguhi berbagai penelitian inovatif yang mengagumkan. Salah satunya adalah alat pendeteksi air yang canggih, mampu mengukur kualitas air, pH, suhu, dan kadar oksigen secara akurat. Alat ini sangat berguna untuk memantau kondisi lingkungan dan memastikan kualitas air yang sehat.

Selanjutnya, kami melihat sistem pengenalan wajah yang luar biasa. Sistem ini tidak hanya dapat mengidentifikasi wajah, tetapi juga mampu mengenali ekspresi, membedakan antara guru dan siswa, menebak umur, mengidentifikasi emosi, dan bahkan menentukan gender. Teknologi ini memiliki potensi besar dalam berbagai bidang, seperti keamanan, pendidikan, dan layanan pelanggan.

Kami juga menyaksikan penelitian yang menyentuh hati, yaitu pengembangan alat bantu untuk penderita stroke. Alat ini dirancang untuk membantu menggerakkan telapak tangan, memberikan harapan baru bagi pemulihan pasien stroke.

Tidak hanya itu, kami juga melihat proyek robotik yang berfokus pada tanaman. Robot ini dapat mengukur kesehatan tanaman, kualitas tanah, dan bahkan menyiram tanaman secara otomatis. Teknologi ini sangat berguna bagi pemilik tanaman yang sering bepergian, memastikan tanaman tetap sehat dan terawat.

Setelah kunjungan ke Fakultas Teknologi, saya menghadiri pertemuan penting dengan Prof. Emeritus Dato’ Ts. Dr. Tengku Mohd bin Tengku Sembok, salah satu petinggi kampus. Di sana, saya menerima sertifikat partisipasi dalam Program Mobilitas Siswa IIUM, sebuah penghargaan yang sangat berarti bagi saya.

Kemudian, saya dan teman-teman pergi ke Pusat Game di kampus IIUM. Di sini, saya menyadari bahwa game tidak hanya sekadar hiburan. Ada game yang dirancang untuk mengajar, melatih, bahkan mengamati kegelisahan seseorang. Ini adalah bukti bahwa game memiliki potensi besar dalam pendidikan dan terapi.

Bersama Miss Azura dan Pak Heru, kami juga mengikuti seminar yang dibawakan oleh Prof. Hazilah Abd Manad, PhD dan Prof. Dr. Suhaimi Mohd Sarif. Seminar ini membahas mengenai bisnis administrasi dan kerja sama antara kedua fakultas, memberikan wawasan baru bagi kami mahasiswa manajemen bisnis.

Setelah seharian berada di kampus, kami pergi ke TF Market, yang terletak di dekat Batu Caves, untuk berbelanja oleh-oleh. Pasar ini menawarkan berbagai macam barang dengan harga yang terjangkau.

Sebagai penutup hari yang panjang dan berkesan, kami menikmati kuliner durian. Durian, buah yang kontroversial namun sangat digemari di Asia Tenggara, menjadi hidangan penutup yang sempurna untuk hari yang penuh dengan pengalaman baru.

Leave A Reply