Back

Enam Bulan Berharga di UR MART : Cerita Adaptasi dan Pembelajaran

Hai teman-teman!
Kenalin, aku Sila dari Prodi Manajemen Ritel. Selama satu semester mengikuti program Learning Factory di UR MART, sila merasakan banyak pengalaman berharga yang benar-benar berbeda dari belajar di kelas. Sejak awal sudah terasa seru sekaligus menantang, karena di sini sila bisa langsung terjun ke dunia kerja ritel modern. Setiap hari selalu ada hal baru yang dipelajari, mulai dari menyusun dan menata barang di rak display agar rapi dan menarik, sampai memahami bagaimana kerapian bisa memengaruhi kenyamanan pelanggan saat berbelanja.

Selain itu, sila juga terbiasa menempelkan label harga pada produk supaya pelanggan lebih mudah mengenali barang yang dicari. Tidak hanya itu, sila juga dilatih untuk melayani pelanggan secara langsung, termasuk mengoperasikan mesin kasir. Awalnya memang agak canggung, tapi lama-kelamaan sila merasa lebih percaya diri ketika harus berinteraksi dengan berbagai macam pelanggan. Sila juga berkesempatan belajar memasukkan stok barang ke dalam sistem komputer (LBM), yang membuat sila paham betapa pentingnya ketelitian dalam mencatat data penjualan dan ketersediaan barang.

Ada juga kegiatan operasional lain yang sila jalani. Misalnya, setiap bulan dilakukan stock opname (SO) untuk memastikan jumlah fisik barang sesuai dengan data di sistem. Setelah toko tutup, sila bersama tim selalu membuat laporan close UR MART agar semua transaksi tercatat dengan rapi. Selain itu, setiap anggota mendapat jadwal piket untuk menjaga kebersihan area kerja. Sila juga sempat membantu menginput voucher claim UR MART dan membersihkan gudang agar tertata rapi serta tidak menumpuk ketika barang baru datang. Dari kegiatan ini, sila belajar bahwa disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama adalah kunci penting dalam menjaga kelancaran operasional toko.

Pengalaman yang paling berkesan adalah menjelang Idul Fitri, ketika sila ikut membantu membuat hampers sesuai pesanan pelanggan. Dari situ sila belajar bahwa detail kecil, seperti penataan barang dan pemilihan hiasan, bisa bikin pelanggan puas dan senang dengan pesanannya.

Di luar pekerjaan di toko, sila juga memanfaatkan waktu kosong untuk menyusun dan membuat paper ilmiah yang nantinya disalurkan ke jurnal. Bahkan, sila sempat ikut berkontribusi dalam event ICCIT 2025, mulai dari membantu templating ke LaTeX hingga menyiapkan packing list. Itu jadi pengalaman berharga karena sila bisa terlibat langsung dalam kegiatan ilmiah berskala internasional.

Dari seluruh pengalaman ini, sila merasa benar-benar berkembang, tidak hanya dalam memahami sistem kerja ritel modern, tetapi juga dalam keterampilan komunikasi, ketelitian, serta manajemen waktu. Semua hal tersebut menjadi bekal berharga bagi sila, baik untuk dunia kerja maupun dunia akademik di masa depan.

“Foto berikut merupakan dokumentasi kegiatan Learning Factory di UR MART yang sila jalani selama enam bulan.

Leave A Reply