Universitas Raharja Siap Wujudkan Smart Education Berbasis IoT dan AI
Tangerang, 23 Juli 2025 — Menjawab tantangan era digital dan revolusi industri 5.0, Universitas Raharja terus bertransformasi dengan mengintegrasikan Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) dalam sistem pembelajaran, menuju model Smart Education yang efisien, interaktif, dan adaptif.
Konsep Smart Education adalah pembelajaran yang memanfaatkan teknologi cerdas untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih responsif, kolaboratif, dan personal. Integrasi IoT dan AI memungkinkan kampus untuk menyediakan ruang kelas pintar yang mendukung:
- Monitoring kehadiran otomatis berbasis sensor
- Penilaian berbasis data (automated assessment)
- Adaptive learning melalui AI
- Dashboard analitik performa mahasiswa
- Interaksi real-time dosen–mahasiswa
Program Studi Sistem Informasi (Prodi SI) Universitas Raharja menjadi pelopor dalam pengembangan dan penerapan sistem ini. Mahasiswa didorong untuk melakukan riset dan pengembangan sistem berbasis IoT seperti Smart Attendance, e-Learning berbasis AI, hingga integrasi smart board dalam kegiatan belajar mengajar.
Kaprodi Sistem Informasi, Desy Apriani, menjelaskan bahwa konsep ini bukan hanya meningkatkan efisiensi pembelajaran, tapi juga membuka ruang bagi pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang data science, AI, dan embedded system.
“Mahasiswa Prodi SI tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta sistem pembelajaran cerdas yang akan digunakan di masa depan,” ujarnya.
Universitas Raharja juga aktif menggandeng mitra industri dalam bidang teknologi untuk mendukung implementasi Smart Education, serta membuka ruang kolaborasi MBKM dan PKM digital di bidang inovasi edukasi berbasis AI.
Ke depannya, Universitas Raharja menargetkan pembangunan smart campus ecosystem yang terintegrasi dengan sistem akademik, layanan digital, serta data analytics, menjadikan Raharja sebagai salah satu PTS Unggul dalam penerapan teknologi pendidikan berbasis IoT dan AI di Indonesia.

