
Peran Nyata Kampus: Dosen Universitas Raharja Sukses Raih Pendanaan Pengabdian Masyarakat 2025
- Posted by maul
- Categories Acara, Berita, Berita Kampus, DOSEN, INFORMASI, Pencapaian, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Perguruan Tinggi, Perkuliahan
- Date 24 Juli 2025
- Comments 0 comment
Tangerang, Banten – Komitmen Universitas Raharja dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat, kembali menunjukkan hasil gemilang. M. Heru Riza Chakim, seorang dosen berdedikasi dari Universitas Raharja, berhasil lolos sebagai penerima pendanaan prestisius dalam Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Batch II Tahun Anggaran 2025. Program ini diselenggarakan secara ketat oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan , Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Keberhasilan ini menegaskan peran aktif civitas akademika Universitas Raharja dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat.
Pengumuman resmi penerima pendanaan PkM Batch II Tahun Anggaran 2025 tertuang dalam surat bernomor 0511/C3/AL.04/2025 yang diterbitkan pada tanggal 22 Juli 2025. Surat tersebut mengacu pada Keputusan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Nomor 0589/C3/DT.05.00/2025 tanggal 17 Juli 2025 tentang Penerima Pendanaan Program Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri Program Pengabdian kepada Masyarakat Batch II Tahun Anggaran 2025. M. Heru Riza Chakim, dengan nomor NUPTK/NIDN 1739738639130082, mengajukan proposal berjudul “Pemberdayaan UMKM melalui Sentra Produksi Bersama (SPB) untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Ekspor”. Proposal ini terpilih karena dinilai memiliki relevansi tinggi, inovasi, serta dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kapasitas dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Proyek yang diusung oleh M. Heru Riza Chakim berfokus pada pengembangan Sentra Produksi Bersama (SPB) sebagai wadah kolaboratif bagi UMKM. Konsep ini diharapkan mampu mengatasi berbagai tantangan klasik yang dihadapi UMKM, seperti keterbatasan akses terhadap teknologi, modal, dan jaringan pemasaran. Dengan adanya SPB, UMKM dapat berbagi sumber daya, meningkatkan efisiensi produksi, dan pada akhirnya, menghasilkan produk berkualitas ekspor yang kompetitif di pasar global. Pendekatan ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan dan peningkatan ekspor non-migas.
Mekanisme Penyaluran Dana dan Implikasi Program
Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pengusul yang telah berpartisipasi dan mengucapkan selamat kepada para penerima pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Batch II Tahun Anggaran 2025. Perlu disampaikan bahwa mekanisme penyaluran dana akan dilakukan melalui kontrak. Untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS) seperti Universitas Raharja, kontrak akan dilakukan melalui Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) masing-masing wilayah. Ini menunjukkan koordinasi yang terstruktur antara kementerian dan lembaga pendidikan tinggi untuk memastikan efektivitas dan akuntabilitas program.
Pencairan dana sendiri akan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu 80% pada tahap pertama dan sisa 20% pada tahap kedua. Hal-hal lain yang terkait dengan penandatanganan kontrak, pencairan dana, dan pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat akan diinformasikan lebih lanjut melalui laman https://bima.kemdiktisaintek.go.id/pengumuman. Mengenai data yang diperlukan untuk penandatanganan kontrak, telah dilampirkan daftar isian kontrak (Lampiran II). Daftar isian Kontrak Pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Batch II ini diunggah melalui tautan https://bit.ly/IsianKontrakPKMBatchII2025. Batas waktu pengisian daftar isian kontrak paling lambat diunggah pada Jumat, 25 Juli 2025 pukul 15.00 WIB. Penting untuk dicatat bahwa untuk PTS, tidak perlu mengisi daftar isian kontrak karena kontrak akan dilakukan melalui LLDIKTI masing-masing wilayah.
Dampak dan Harapan ke Depan
Keberhasilan M. Heru Riza Chakim ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Universitas Raharja, tetapi juga merupakan bukti nyata dedikasi para dosen dalam menjalankan peran strategis mereka sebagai agen perubahan di masyarakat. Melalui program pendanaan ini, diharapkan akan lahir lebih banyak inovasi dan solusi konkret yang dapat menjawab berbagai permasalahan sosial dan ekonomi, serta memperkuat ekosistem riset dan pengabdian di Indonesia. Universitas Raharja berkomitmen untuk terus mendukung para dosen dan peneliti dalam menghasilkan karya-karya bermanfaat yang berdampak luas bagi bangsa dan negara.
Dukungan penuh dari pimpinan perguruan tinggi dan LLDIKTI sangat krusial dalam keberhasilan implementasi program ini. Dengan sinergi yang kuat antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan program pengabdian ini dapat memberikan kontribusi maksimal dalam menciptakan masyarakat yang lebih berdaya dan sejahtera. Universitas Raharja akan terus mendorong semangat inovasi dan pengabdian demi kemajuan bersama, memastikan bahwa setiap riset dan pengabdian yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi komunitas lokal dan nasional.



