mikrokontroler ESP32
- Posted by Aji Mustofa
- Categories Home
- Date 06 Desember 2021
- Comments 0 comment
ESP32 adalah mikrokontroller berharga rendah dan hemat energi dengan wifi dan dual-mode bluetooth terintegrasi. Generasi ESP32 menggunakan mikroprosesor Tensilica Xtensa LX6 sebagai inti. Baik dalam mode single-core maupun dual-core.
ESP32 dibuat oleh Espressif Systems, perusahaan berbasis di Shanghai, Tiongkok. Menggunakan TSMC sebagai pemproduksi inti dengan besar 40nm.
[siteorigin_widget class=”thinkup_builder_heading”][/siteorigin_widget]
| Arduino Uno | Node MCU (ESP8266) | ESP32 | |
|---|---|---|---|
| Tegangan | 5 Volt | 3.3 Volt | 3.3 Volt |
| CPU | ATmega328 – 16MHz | Xtensa single core L106 – 60 MHz | Xtensa dual core LX6 – 160MHz |
| Arsitektur | 8 bit | 32 bit | 32 bit |
| Flash Memory | 32kB | 16MB | 16MB |
| SRAM | 2kB | 160kB | 512kB |
| GPIO Pin (ADC/DAC) | 14 (6/-) | 17 (1/-) | 36 (18/2) |
| Bluetooth | Tidak ada | Tidak ada | Ada |
| WiFi | Tidak ada | Ada | Ada |
| SPI/I2C/UART | 1/1/1 | 2/1/2 | 4/2/2 |
[siteorigin_widget class=”thinkup_builder_heading”][/siteorigin_widget]
Mikrokontroler ESP32 ini dapat diprogram dengan menggunakan C++, C, Python, Lua, dll. untuk menjalankan program mikrokontroler ESP32 ini memerlukan suatu software pemrograman, berikut ini adalah contoh softwarenya untuk menjalankan program mikrokontroler ESP32, diantaranya sebagai berikut :
- Arduino Promini.
- Arduino IDE.
- Ubuntu 14.04 LTS.
- ESP-IDF Visual Studio Code Extension.
- Espressif IoT Development Framework.
[siteorigin_widget class=”thinkup_builder_heading”][/siteorigin_widget]
Mikrokontroler ESP32 banyak digunakan dan sangat mendukung untuk pembuatan sistem aplikasi Internet of Things (IoT). Berikut ini merupakan contoh penggunaannya, sebagai berikut :
- Smart Security, Salah satu contoh perangkat smart security yang paling umum adalah kunci rumah yang menggunakan biometrik seperti sidik jari atau kode otentikasi. kegunaan alat tersebut untuk mengurangi pembobolan, kemalingan rumah, dan memperketat keamanan rumah dari orang yang ingin berbuat jahat. Selain itu juga untuk mengatasi beberapa ‘kecelakaan’ kecil seperti kehilangan kunci, akses rumah oleh tamu, dan akses ruangan yang memerlukan otorisasi khusus seperti kamar orang tua.
- Smart City, Di skala yang lebih luas, teknologi IoT juga menyentuh urusan tata kota. kegunaannya smart city ini untuk mengintegrasikan semua permasalahan kota menjadi satu. contohnya sepert CCTV, lampu lalu lintas, sampai integrasi sistem transportasi dalam kota. Semuanya bisa diakses langsung lewat smartphone yang terhubung ke internet.
[siteorigin_widget class=”thinkup_builder_listfontawesome”][/siteorigin_widget]
You may also like
tugas cyber scurity
BD308 – Cyber Security – Genap 25/26 Module Question 7 1. Explain the “Shared Responsibility Model”. What is the cloud provider responsible for, and what is the business (customer) responsible for? Status: ✔ Selesai Keterangan: Pada Shared Responsibility Model, penyedia …
tugas cyber scurity
BD308 – Cyber Security – Genap 25/26 Module Question 6 1. What are the core principles of GDPR (e.g., data minimization, purpose limitation)? Status: ✔ Selesai Keterangan: Prinsip utama GDPR meliputi lawfulness, fairness and transparency, purpose limitation, data minimization, accuracy, …
TUGAS CYBER SCURITY
BD308 – Cyber Security – Genap 25/26 Module Question 5 1. Why is keeping software (like WordPress, Magento, etc.) and its plugins updated a critical security task? Status: ✔ Selesai Keterangan: Memperbarui perangkat lunak dan plugin sangat penting karena pembaruan …
