Back

Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Tematik LLDIKTI IV Jawa Barat dan Banten

Kolaborasi dan Kontribusi: Cerita KKN Tematik Mahasiswa Raharja di Banten

“Belajar tak hanya di kelas, tapi juga dari cerita, tantangan, dan senyum warga desa.”

🌾 Kilas Balik

KKN Tematik LLDIKTI IV Wilayah Jawa Barat dan Banten bukan sekadar program pengabdian masyarakat. Ini adalah perjalanan berharga yang menyatukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam misi nyata: berkontribusi langsung di tengah masyarakat desa.

Selama beberapa minggu, para peserta KKN membaur dengan kehidupan warga, menggali potensi lokal, dan menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari di kampus. Mulai dari edukasi kesehatan, pemberdayaan UMKM, digitalisasi layanan desa, hingga program lingkungan—setiap langkah kecil membawa dampak besar.

Di Desa Kosambi, misalnya, kolaborasi antara mahasiswa dan warga menjadi bukti nyata bahwa sinergi ilmu dan empati mampu menciptakan perubahan. Canda tawa, kerja keras, serta kehangatan sambutan dari masyarakat menjadikan pengalaman ini tak terlupakan.

Melalui KKN Tematik ini, mahasiswa tidak hanya belajar menjadi agen perubahan, tetapi juga tumbuh sebagai pribadi yang lebih peduli, adaptif, dan kolaboratif. KKN ini telah usai, namun kisah dan semangat pengabdiannya akan terus hidup dalam kenangan dan aksi nyata di masa depan.

#KKNTematikLLDIKTIIV #PengabdianNyata #SatuDesaBeribuCerita

Stories & Experiences from Thematic KKN Participants

"KKN itu kayak camping panjang—bedanya bukan cuma nginep, tapi juga belajar, bantu warga, dan jadi 'anak desa' beneran selama beberapa minggu! Awalnya sempat mikir, 'Duh, gimana ya tinggal di desa yang jauh dari kota, sinyal susah, dan nggak ada Indomaret?' Tapi ternyata justru di sanalah saya nemuin hal-hal paling seru dan berkesan. Tiap hari diajak gotong royong, ngobrol sama ibu-ibu PKK, belajar bikin produk lokal, sampai diajarin masak sama warga pakai tungku beneran. Rasanya kayak balik ke zaman dulu, tapi hangat dan penuh kekeluargaan. Walaupun sempat diganggu ayam yang suka masuk posko dan listrik yang suka mati mendadak, itu semua justru jadi kenangan lucu yang bakal terus saya ingat. Buat saya, KKN bukan cuma soal pengabdian, tapi juga soal menemukan versi terbaik dari diri sendiri di tempat yang nggak pernah kita sangka."
Iyang Fatmawati
"Awalnya saya kira KKN itu bakal ngebosenin—panas-panasan, sinyal susah, dan jauh dari kopi kekinian. Tapi ternyata seru juga! Saya belajar banyak hal, mulai dari ngobrol sama warga yang super ramah, bantu kegiatan desa, sampai ikut bersih-bersih yang bikin saya sadar... ternyata nyapu jalan bareng teman-teman jauh lebih asyik daripada scroll TikTok sendirian. KKN di desa itu bukan cuma tentang pengabdian, tapi juga tentang ketawa bareng, belajar bareng, dan jadi versi diri sendiri yang lebih peduli."
Riyansyah Awalul Rizky
"KKN di Desa Kosambi jadi pengalaman yang nggak akan pernah saya lupakan. Awalnya sempat ragu karena belum pernah tinggal di desa, tapi setelah dijalani, ternyata seru banget! Warga desanya ramah-ramah, anak-anaknya antusias, dan suasananya bikin nyaman. Saya ikut berbagai kegiatan, mulai dari bantu sosialisasi kesehatan, bersihin lingkungan, sampai bantu UMKM lokal. Setiap harinya selalu ada cerita baru dan pelajaran berharga. Dari yang tadinya nggak tahu cara komunikasi sama warga, sekarang jadi terbiasa ngobrol dan kerja sama bareng mereka. Buat saya, KKN bukan cuma soal pengabdian, tapi juga soal belajar hidup lebih sederhana, lebih peduli, dan pastinya lebih bersyukur."
Fadillah

Leave A Reply