
Dies Natalis Universitas Raharja, Prof. Dr. Abas Sunarya Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

KOTA TANGERANG — Momentum Dies Natalis Universitas Raharja yang digelar di aula lantai 5 kampus tersebut, Minggu (12/4/2026), dirangkaikan dengan pengukuhan Prof. Dr. Abas Sunarya sebagai Guru Besar.Dalam kesempatan itu, Abas Sunarya menyampaikan rasa syukur atas pencapaian akademiknya yang diraih di usia senja.
Ia menegaskan, pengukuhan tersebut menjadi bukti bahwa tidak ada kata terlambat dalam menempuh pendidikan.“Ini puncak perjalanan akademik saya. Saya lulus S3 di usia 65 tahun, dan hari ini dikukuhkan sebagai Guru Besar. Ini ingin saya jadikan contoh bahwa siapa pun bisa terus belajar,” ujarnya.
Selain sebagai akademisi, Abas yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Raharja menekankan pentingnya memberi teladan kepada generasi muda.
Ia mengaku terus belajar, termasuk dari kalangan yang lebih muda, tanpa rasa gengsi.Terkait harapan pemerintah agar kampus bersinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang, Abas menyatakan komitmennya untuk berkontribusi bagi pembangunan daerah.“Saya ini putra daerah. Mau saya Guru Besar atau tidak, saya tetap akan membaktikan diri untuk kepentingan daerah, khususnya Tangerang,” katanya.
Ia menambahkan, Universitas Raharja yang berbasis teknologi informasi diharapkan dapat terus meningkatkan peran sebagai barometer pendidikan di wilayah Tangerang dan Banten, terutama dalam menghadapi perkembangan pesat teknologi digital.
Dalam orasinya, Abas juga menyoroti pentingnya pendidikan formal sebagai ukuran kompetensi. Menurutnya, kemampuan individu perlu didukung dengan jenjang akademik yang jelas agar diakui secara luas.

“Orang hebat tanpa level pendidikan, kadang sulit diakui. Maka pendidikan itu penting dan harus terus ditingkatkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Abas menyatakan kesiapan untuk membantu pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam menyelesaikan berbagai persoalan, baik di tingkat lokal maupun nasional.Di sisi lain, Universitas Raharja juga terus mengembangkan program akademik. Abas mengungkapkan, pihaknya baru meluncurkan program studi Magister Manajemen dengan konsep pembelajaran yang berbeda.
“Program ini sudah mulai dipasarkan. Kami ingin mengajak masyarakat untuk bergabung, bukan sekadar mengejar profit, tetapi bagaimana kita bisa maju bersama,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa Universitas Raharja memiliki sumber daya yang memadai, termasuk sejumlah Guru Besar, sebagai bukti komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di wilayah tersebut. (Sam)



