Back

Debat dan Kampanye Kandidat Calon Presma-ara

Pada tanggal 18 Juni 2025, saya diberi kepercayaan untuk menjabat sebagai Ketua Pelaksana dalam kegiatan Debat dan Kampanye Calon Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Raharja. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kerja Komisi Pemilihan Raya (KPR), yang bertanggung jawab menyelenggarakan seluruh proses Pemilihan Raya

Debat dan kampanye ini menjadi momen penting dalam proses demokrasi kampus, karena memberikan ruang bagi seluruh mahasiswa untuk mengenal lebih dekat para calon pemimpin, serta menilai visi, misi, dan komitmen mereka secara langsung. Tujuannya adalah agar mahasiswa dapat menggunakan hak suaranya secara bijak dan bertanggung jawab, berdasarkan penilaian yang objektif terhadap kapabilitas calon.

Sebagai ketua pelaksana, saya bertanggung jawab mengoordinasikan seluruh aspek kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi akhir acara agar berjalan dengan tertib, dan sesuai dengan tujuan utama: menciptakan ruang demokrasi yang sehat dan partisipatif di lingkungan Universitas Raharja.

Dengan mengusung tema “Revitalisasi BEM di Tengah Krisis SDM: Mampukah Kepemimpinan Baru Menjawab Harapan Mahasiswa?”, acara ini dirancang untuk menjawab keresahan terkait menurunnya partisipasi dan kualitas sumber daya manusia dalam organisasi kemahasiswaan, khususnya BEM. Para calon Presma ditantang untuk menyampaikan gagasan dan solusi konkret terkait permasalahan tersebut, sekaligus menunjukkan integritas dan kesiapan mereka dalam memimpin.

Sebagai ketua pelaksana, saya tidak hanya mengoordinasikan jalannya acara secara teknis dan administratif, . Saya belajar banyak tentang pentingnya komunikasi antar divisi, kepemimpinan yang tangguh, manajemen waktu, serta kemampuan menyelesaikan masalah secara cepat dan tepat di tengah dinamika tim.

Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi saya secara pribadi. Selain memperkuat keterampilan organisasi dan kepemimpinan, saya juga merasa bangga dapat berkontribusi langsung dalam menjaga semangat demokrasi kampus. Saya berharap acara ini mampu mendorong terpilihnya pemimpin mahasiswa yang benar-benar responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dan membawa arah perubahan yang lebih baik.

Saya juga berharap semangat partisipatif ini bisa terus tumbuh di kalangan mahasiswa Universitas Raharja dan menjadi budaya kampus yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan bersama.

Leave A Reply