Day 3 Student Exchange: Universitas Raharja – Universitas Catur Insan Cendekia

HALLO SEMUAA PERKENALKAN AKU EKA DIAN ASTUTI HIHI
Hari ketiga, tepat pada tanggal 15 Agustus 2025, adalah hari yang sejak awal Eka tunggu tunggu karena merupakan hari puncak acara ICCIT 2025 (International Conference on Creative Informatics and Technology). Dari pagi sekali, Eka sudah merasa sangat antusias sekaligus tegang. Saat tiba di kampus Universitas Catur Insan Cendekia Cirebon, suasana terasa sangat berbeda dari hari hari sebelumnya. Gedung gedung sudah dihiasi dengan spanduk acara, ruangan disiapkan dengan rapi, dan panitia sibuk mondar mandir memastikan semuanya berjalan sesuai rencana. Rasanya benar benar seperti masuk ke hari besar yang penuh energi positif.

Acara resmi dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Semua peserta, panitia, dosen, pembicara, dan tamu undangan berkumpul di aula besar. Pembukaan acara dimulai dengan sambutan dari pihak universitas, lalu dilanjutkan doa bersama. Tepuk tangan meriah berkali kali terdengar, menambah semangat pagi itu. Eka duduk menyaksikan momen ini dengan perasaan campur aduk, ada bangga, kagum, tapi juga deg degan karena tahu hari itu adalah momen besar, bukan hanya untuk kampus tuan rumah, tapi juga untuk perjalanan kuliah Eka sendiri.

Setelah pembukaan, acara berlanjut dengan presentasi, pemaparan hasil riset, dan diskusi panel dari berbagai pemateri dengan latar belakang berbeda. Ruangan terasa serius, tapi juga hidup karena diskusinya berjalan interaktif. Eka senang sekali karena bisa dapat banyak ilmu baru, sekaligus pengalaman berharga. Apalagi Eka juga ikut jadi tim presentasi untuk paper yang sudah dibuat. Saat gilirannya tiba, rasa gugup sempat muncul, tapi begitu mulai berbicara perlahan rasa percaya diri datang. Bisa tampil di forum internasional seperti ini jadi pengalaman kuliah yang nggak akan terlupakan.
Hari itu juga terasa makin spesial karena untuk pertama kalinya Eka merasakan dua peran sekaligus. Di satu sisi ikut Student Exchange sebagai mahasiswa, di sisi lain jadi bagian dari panitia ICCIT 2025. Rasanya luar biasa bisa terlibat dari dua sisi yang berbeda, ikut belajar, berpartisipasi, sekaligus membantu jalannya acara. Dari sisi panitia, Eka melihat betapa besar tanggung jawab yang harus dijalani, mulai dari memastikan tamu undangan nyaman, mengatur waktu presentasi, sampai memastikan teknis acara berjalan lancar. Dari sisi peserta, ada rasa bangga karena bisa mewakili Universitas Raharja dalam forum bergengsi ini. Gabungan peran ini bikin pengalaman kuliah jadi makin kaya, bukan cuma soal ilmu, tapi juga mental dan rasa tanggung jawab.

Selain itu, Eka juga ikut menjaga booth Asosiasi Dosen Indonesia yang hadir dalam acara ini. Dari booth tersebut, Eka membantu menawarkan keanggotaan kepada dosen dan tamu yang datang. Bukan hanya soal membership, tapi juga ada informasi menarik mengenai program trip ke China bersama Asosiasi Dosen Indonesia. Menjaga booth ini jadi pengalaman seru tersendiri karena Eka bisa ngobrol langsung dengan banyak orang, menjelaskan program yang ditawarkan, sekaligus menambah relasi baru dari kalangan akademisi. Rasanya seperti dapat pengalaman tambahan di luar kegiatan utama, yang tetap relevan dan sangat berkesan untuk perjalanan kuliah Eka.

Di sela sela acara, Eka juga punya kesempatan ketemu banyak orang baru. Ada mahasiswa dari kampus lain, para dosen, sampai peneliti. Seru banget bisa ngobrol, tukar pengalaman, bahkan saling kasih semangat. Suasananya hangat, kayak keluarga baru, meskipun datang dari tempat dan latar belakang yang berbeda. Inilah menurut Eka arti sebenarnya dari Student Exchange, bukan hanya belajar di kelas, tapi juga memperluas pertemanan dan membuka pandangan lebih luas.

Malam harinya, acara dilanjutkan dengan Gala Dinner yang meriah sekaligus hangat. Ruangan penuh dekorasi cantik, hidangan tersaji lengkap, dan semua peserta hadir dengan rapi dan bersemangat. Ada hiburan juga yang bikin suasana makin hidup. Di tengah acara, ada penyerahan hadiah dan sertifikat Student Exchange. Saat nama Eka dipanggil, rasa bangga itu benar benar tidak bisa digambarkan. Rasanya semua usaha selama beberapa hari ini terbayar lunas dengan momen sederhana tapi penuh arti itu.

Buat Eka pribadi, hari ketiga ini jadi salah satu momen paling berkesan di masa kuliah. Pertama kali ikut Student Exchange, jadi panitia acara internasional, jadi presenter paper, bahkan ikut menjaga booth Asosiasi Dosen Indonesia dengan tawaran membership dan program trip ke China, semuanya menyatu jadi pengalaman yang luar biasa. Ditutup dengan Gala Dinner yang indah, Eka merasa sangat bersyukur bisa jadi bagian dari sejarah ICCIT 2025 di Universitas Catur Insan Cendekia Cirebon. Semua ini bukan hanya menambah pengalaman kuliah, tapi juga bikin Eka makin percaya diri, nambah teman baru, dan belajar arti kerja sama. Eka yakin, momen hari ini akan selalu membekas sepanjang perjalanan kuliah Eka.
