Back

Day 2 Student Exchange: Insights, Inspiration, and New Experiences

Hari kedua di IIUM benar-benar penuh energi. Sejak pagi, agenda kami sudah dimulai di laboratorium robotik. Begitu masuk, mataku langsung tertuju pada dua robot yang berdiri di sana. Satu robot berukuran besar bernama Cutie, dan satu lagi robot kecil bernama Mini. Kami tidak hanya melihat, tetapi juga dijelaskan secara detail tentang bagaimana robot itu bekerja, termasuk sisi pemrogramannya. Rasanya menyenangkan sekali, apalagi karena ini nyambung banget dengan jurusanku, Sistem Komputer. Semua teori yang biasanya hanya ada di kelas, hari ini aku bisa lihat wujud nyatanya.

Masih di laboratorium, kami juga dikenalkan dengan teknologi 3D Printing. Hasil-hasil cetakannya ditampilkan di meja, mulai dari bentuk sederhana sampai yang kompleks. Aku benar-benar kagum melihat betapa cepatnya teknologi ini bisa mengubah ide menjadi benda nyata.

Setelah selesai dari laboratorium, perjalanan berlanjut ke perpustakaan utama IIUM, M. Hasaan Kamal Library. Perpustakaan ini terdiri dari tiga lantai. Di lantai pertama, koleksi bukunya begitu banyak, dan kami mendapat penjelasan tentang sistem peminjaman buku bagi mahasiswa. Lanjut ke lantai dua, suasananya tenang dan nyaman sekali untuk membaca. Kami sempat mencoba membuka beberapa buku di sana, dan aku juga sempat melihat deretan toga untuk lulusan S1 sampai S3 yang dipajang. Naik ke lantai tiga, suasananya lebih serius. Koleksi jurnalnya sangat lengkap, mulai dari tahun lama hingga terbaru, ditambah dengan banyak CD yang tersimpan rapi. Yang menarik, ada satu ruangan khusus berisi buku-buku yang dianggap berbahaya karena isinya menyimpang. Ruangan itu dikunci rapat dan hanya bisa diakses dengan izin tertentu.

Setelah puas menjelajahi perpustakaan, waktunya makan siang. Menu hari ini ayam goreng dengan bumbu khas Malaysia. Rasanya berbeda dengan ayam goreng yang biasa aku coba di Indonesia, rempahnya terasa lebih kuat, membuat makan siang jadi makin spesial.

Selesai makan, kami menuju Entrepreneur Development Centre atau EDC. Sambutan dari dosen dan mahasiswa di sana sangat hangat. Kami belajar tentang kewirausahaan dan bahkan mencoba produk lokal mahasiswa, yaitu kopi buatan mereka sendiri. Rasanya unik, ada ciri khas yang bikin beda dari kopi biasa. Setelah itu kami diajak tur ke beberapa tempat. Pertama ke Banquet Hall yang luas dan elegan, lalu ke Architecture Building yang desainnya sederhana tapi terlihat megah dan estetik. Terakhir kami masuk ke IIUM Gallery, tempat yang penuh dengan cerita sejarah kampus, lokasi cabang IIUM, dan koleksi artistik yang menambah wawasan tentang universitas ini.

Hari kedua berakhir dengan penuh kesan. Dari pagi sampai sore, kegiatan berjalan padat, tapi justru itu yang membuatnya seru. Banyak hal baru yang aku pelajari, mulai dari teknologi, literasi, kewirausahaan, sampai seni dan sejarah. Malamnya, kami kembali ke asrama masing-masing untuk beristirahat, sambil menyimpan semua pengalaman berharga hari ini dalam ingatan.

Leave A Reply