
Rayakan Dies Natalis ke-27, Rektor Universitas Raharja Tangerang Dikukuhkan sebagai Guru Besar
Oleh Made Nusantara
Rubrik Edukasi, Kota Tangerang, Metro Tangerang

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Universitas Raharja (UR) Tangerang mencatat momen istimewa pada Minggu (12/4/2026). Tiga agenda penting sekaligus mewarnai peringatan hari jadi perguruan tinggi yang berlokasi di Cikokol, Kota Tangerang tersebut.
Pertama, Universitas Raharja merayakan Dies Natalis ke-27. Di saat yang sama, Rektor UR, Prof. Dr. Po Abas Sunarya, dikukuhkan sebagai Guru Besar Kehormatan Bidang Manajemen di usia 72 tahun. Perayaan Dies Natalis digelar sejak pagi hari di area parkir belakang kampus.
Meski berlangsung sederhana, suasana tetap terasa meriah dengan kehadiran civitas akademika serta tamu undangan dari berbagai daerah, termasuk sejumlah perwakilan perguruan tinggi luar pulau. Kegiatan juga diikuti siswa dari sejumlah sekolah di Tangerang, sekaligus diisi dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba.
Rangkaian acara berlanjut hingga siang hari sebelum puncak peringatan dipindahkan ke Ballroom lantai V kampus. Di lokasi tersebut, prosesi pengukuhan Guru Besar Kehormatan kepada Prof. Abas Sunarya digelar dengan khidmat.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Ketua APTISI Pusat Dr. Budi Djatmiko, Wali Kota Tangerang Sachrudin, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Andri S. Permana, serta anggota DPRD dari Fraksi Golkar Saiful Millah, Rektor Unis Prof Mustafa Kamil serta Rektor UMT Dr Desri Arwen.

Usai acara, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan ucapan selamat kepada Universitas Raharja atas Dies Natalis ke-27, sekaligus kepada Prof. Abas Sunarya atas pengukuhan Guru Besar Kehormatan serta ulang tahunnya yang ke-72. “Saya menyampaikan selamat kepada Universitas Raharja atas Dies Natalisnya, serta selamat kepada Prof. Abas yang telah dikukuhkan sebagai guru besar dan juga ulang tahunnya yang ke-72,” ujar Sachrudin.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan, termasuk melalui konsep pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media. “Tidak ada satu orang pun yang bisa hidup sendiri. Pemerintah pun tidak bisa berdiri sendiri. Karena itu kita harus berkolaborasi dalam konsep Pentahelix,” tegasnya.
Sachrudin juga menyoroti peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberi dampak nyata di masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang, lanjutnya, berkomitmen membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi untuk mewujudkan kota yang kolaboratif, maju, berkelanjutan, sejahtera, dan berakhlakul karimah.
Sementara, Rektor Universitas Raharja, Prof. Dr. Po Abas Sunarya, M.Si., mengungkapkan rasa syukur atas pengukuhan dirinya sebagai Guru Besar Kehormatan. Ia menyebut capaian tersebut sebagai perjalanan panjang yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. “Saya ini orang kampung, tidak pernah bermimpi sampai di titik ini. Tapi di usia yang sudah sepuh, saya bersyukur masih bisa mencapai puncak akademik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak mengenal batas usia. Bahkan, ia menempuh pendidikan doktoralnya di usia 65 tahun sebagai bukti bahwa proses belajar tidak pernah terlambat. “Tidak ada kata terlambat dalam pendidikan. Orang muda harusnya bisa lebih dari saya,” katanya.
Prof. Abas juga menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi daerah melalui Universitas Raharja maupun berbagai organisasi yang diikutinya. Ia menilai sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjawab tantangan era digital. “Teknologi sudah berkembang pesat. Tidak cukup hanya dengan ketokohan, tetapi harus dengan kemampuan dan inovasi,” jelasnya.
Selain itu, Universitas Raharja tengah mengembangkan program Magister Manajemen sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik dan pengembangan institusi. Ia menegaskan bahwa dunia pendidikan harus menjadi ruang kolaborasi, bukan kompetisi semata. “Kita tidak perlu merasa paling hebat. Yang penting adalah saling belajar dan memberi manfaat,” tutupnya. (made)



