
Prof Abas tegaskan penelitian mahasiswa harus bermanfaat bagi dunia usaha
Kamis, 1 Oktober 2026 17:30 WIB
Tangerang (ANTARA) – Rektor Universitas Raharja di Kota Tangerang, Banten, Prof. Abas Sunarya, mengatakan penelitian maupun kegiatan pengabdian mahasiswa tidak boleh berhenti sebagai karya akademik tapi harus memberikan manfaat dan digunakan masyarakat maupun dunia usaha.
Ia menjelaskan, karya mahasiswa dapat diterapkan bahkan berpotensi membuka peluang kerja karena kampus memiliki kerjasama dengan pihak perusahaan dalam program magang maupun lainnya.
Ia mencontohkan, ketika sebuah perusahaan melihat karya mahasiswa yang dinilai baik dan dapat digunakan, mahasiswa yang membuat karya tersebut berpeluang direkrut untuk ikut mengembangkan atau mengawal penerapannya.
“Peran kampus ini sangat penting dalam menyalurkan mahasiswa ke dunia usaha. Sebab karya yang dibuat mahasiswa telah melalui proses uji dan penelitian dari proses buah pikir yang mendalam,” kata Prof Abas usai acara Raharja Karir di kampus Universitas Raharja, Kota Tangerang, Kamis.
Ia menambahkan, Raharja Karir adalah tahapan wajib mahasiswa untuk mempresentasikan sekaligus mendapatkan evaluasi terhadap karya yang telah dibuat.
Menurutnya, melalui proses publikasi dan presentasi karya, mahasiswa dapat mengetahui kekurangan dari sisi akademis. Catatan dari proses tersebut kemudian dapat diperbaiki sebelum mahasiswa menghadapi tahap akhir.
“Karya mahasiswa yang telah diuji dan dipresentasikan di hadapan dewan penguji diharapkan menjadi hasil akhir yang siap diterapkan di masyarakat maupun dunia usaha,” katanya.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, mengajak mahasiswa untuk mengambil peran dan memberi manfaat sesuai bidang masing-masing. Menurutnya, pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Ketika ada yang membuka usaha, menghasilkan penelitian, atau melahirkan inovasi, semuanya adalah bagian dari pembangunan. Jika setiap mahasiswa mengambil peran di bidangnya, manfaatnya tentu akan semakin luas,” katanya.
Maryono, juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi. Sebagai satu-satunya PTS berakreditasi unggul di Provinsi Banten dalam mendukung pembangunan.
“Kita ingin ilmu dan gagasan dari kampus semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Pewarta: Achmad Irfan
Editor : Bayu Kuncahyo



