Back

Mamoi: Inovasi Digital Ikatan KangNong untuk Dongkrak Pariwisata dan UMKM Kota Tangerang

Tangerang – Kota Tangerang terus memperkuat identitasnya sebagai kota kreatif melalui inovasi promosi berbasis digital. Salah satu terobosan terbaru hadir lewat program Mamoi, inisiatif strategis dari Ikatan KangNong Kota Tangerang yang berfokus pada akselerasi sektor pariwisata dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Mamoi merupakan akronim dari “Mari Mengenal dan Mempromosikan Kota Tangerang”. Program ini dirancang sebagai platform promosi digital yang mengangkat destinasi unggulan serta potensi ekonomi lokal melalui konten visual yang komunikatif dan relevan dengan generasi masa kini. Di tengah dominasi media sosial sebagai sumber informasi utama, Mamoi hadir sebagai strategi adaptif untuk memperluas jangkauan promosi daerah.

Program ini digagas oleh Vina sebagai bagian dari karya akademiknya di Universitas Raharja. Dalam pengembangannya, Vina mendapatkan bimbingan dari Untung Rahardja, sehingga Mamoi tidak hanya menjadi konten kreatif, tetapi juga model promosi digital berbasis perencanaan strategis dan pendekatan terukur.

Secara kelembagaan, Mamoi merupakan program kerja resmi Kang Nong Kota Tangerang dan telah memperoleh persetujuan sejak 1 November 2025. Setelah melalui tahap produksi, konten mulai dipublikasikan pada Februari 2026 melalui akun Instagram @kangnongtng sebagai kanal distribusi utama.

Sebagai pembuka, Mamoi Eps 1 mengangkat eksplorasi Museum Benteng Heritage, museum peranakan Tionghoa satu-satunya di Indonesia yang berlokasi di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang. Bangunan bersejarah ini dikenal sebagai salah satu saksi perjalanan komunitas Tionghoa Benteng sejak abad ke-17. Melalui pendekatan storytelling yang kuat, Mamoi menampilkan keindahan arsitektur klasik, koleksi artefak bersejarah, serta nilai toleransi dan keberagaman yang melekat pada museum tersebut.

Konten perdana ini tidak sekadar menampilkan visual destinasi, tetapi juga membangun narasi tentang identitas budaya dan pentingnya pelestarian sejarah. Pendekatan ini menjadi bukti bahwa promosi wisata dapat dikemas secara edukatif tanpa kehilangan daya tarik modern.

Mamoi menargetkan dua segmen utama, yakni wisatawan lokal agar semakin mencintai potensi kota sendiri, serta wisatawan domestik yang diharapkan tertarik menjadikan Tangerang sebagai destinasi alternatif. Dengan konsep yang terstruktur dan berbasis digital, Mamoi diharapkan mampu menjadi motor penggerak baru dalam memperkuat citra Kota Tangerang sebagai kota yang dinamis, kaya sejarah, dan siap bersaing di era digital.

Leave A Reply

slot gacor slot777