Mikrokontroler ESP32

Sejarah Mikrokontroler ESP32

 

Spesifikasi Mikrokontroler ESP32

  • Mikroprosesor Xtensa Dual-Core 32 Bit LX6
  • Freq Clock up to 240 MHz
  • SRAM 520 KB
  • Flash memori 4 MB
  • 11b/g/n WiFi transceiver
  • Bluetooth 4.2/BLE
  • 48 pin GPIO
  • 15 pin channel ADC (Analog to Digital Converter)
  • 25 pin PWM (Pulse Width Modulation)
  • 2 pin channel DAC (Digital to Analog Converter)

Sebutkan software pemrograman yang bisa digunakan untuk memprogram Mikrokontroler ESP32

  • ESP-IDF (IoT Development Framework)
  • Menggunakan Arduino IDE – ESP32
  • MicroPython
  • Mongoose OS

Implementasi mikrokontroler ESP32 dengan contoh penggunaannya

  • Penerapan Trainer Interfancing Mikrokontroler dan Internet of Things Berbasis ESP32

Trainer interface mikrokontroler ini dapat digunakan sebagai alat peraga atau alat praktek interface mikrokontroler baik interface SPI, I2C, dan UART. Tidak terbatas hanya untuk alat peraga untuk mempelajari interfacing saja tetapi dapat digunakan sebagai alat peraga Internet of Things karena pada trainer ini sudah terdapat komponen input berupa potensiometer yang akan memperagakan pembacaan dan pemantauan nilai analog input melalui smartphone yang terkoneksi dengan jaringan internet, dan juga terdapat komponen output berupa LED untuk memperagakan kontrol LED melalui smartphone. Selain itu terdapat beberapa pin header untuk ekspansi dari pin interface dan GPIO mikrokontroler ESP32 jika membutuhkan penggunaan komponen input output selain komponen yang sudah tertanam pada trainer. Trainer ini didesain dengan menyatukan komponen yang dibutuhkan untuk mempraktekan materi interfacing dan Internet of Things dalam satu papan sirkuit terpadu atau PCB agar dapat mengeliminasi kesalahan pada saat penghubungan antar komponen dengan mikrokontroler yang menjadi salah satu kendala dalam mempelajari interface pada mikrokontroler.

  • Pemrograman ESP32 untuk Smart City 4.0 dan IOT

Salah satu kreasi mahasiswa Teknik Elektro Ubaya adalah membuat scale model implementasi smart city menggunakan ESP32 dan sensor. Dilengkapi dengan modul Wi-Fi dalam chip, ESP32 adalah mikrokontroler yang dapat digunakan untuk mengaplikasikan Internet of Things. ESP32cam merupakan modul ESP32 yang dilengkapi dengan kamera. Sensor gas hanya mampu membaca data analog berupa gas, sehingga masih diperlukan mikrokontroler sebagai pengubah sinyal analog dari sensor ke data digital berupa deretan angka. Sensor HC-SR04 merupakan sensor yang mampu mendeteksi keberadaan objek didekatnya tanpa kontak fisik dan mengukur jarak objek tersebut. Sensor ini bekerja berdasarkan prinsip pantulan suatu gelombang ultrasonik sehingga dapat mengukur jarak suatu benda dengan frekuensi tertentu. Soil moisture sensor digunakan untuk mengukur kelembapan, dapat digunakan untuk mendeteksi kebocoran pipa. Sensor LDR (Light Dependent Resistor) atau photoresistor adalah komponen yang sensitif terhadap intensitas cahaya. RTC DS1302 adalah modul untuk menampilkan waktu secara real time.

Leave Comment